“Di Tempat yang Alloh Pilihkan”
“Di Tempat yang Alloh Pilihkan”
Kadang, kita ingin lari dari rutinitas, dari kesibukan, dari dunia yang terasa terlalu bising. Kita ingin menyepi, menenangkan diri, berharap menemukan Tuhan di tempat yang sunyi. Padahal… bisa jadi, Tuhan justru sedang memanggil kita di tengah kebisingan itu.
Ibnu ‘Atho’illah berkata, “Keinginanmu meninggalkan urusan dunia, padahal Alloh menempatkanmu di sana, adalah nafsu yang tersembunyi.” Artinya, jangan buru-buru meninggalkan tempat di mana Alloh sedang mendidikmu. Karena ketenangan bukan soal tempat, ia soal kesadaran. Kau bisa duduk di masjid, tapi hatimu masih gaduh.
Dan kau bisa di tengah pasar, tapi hatimu tenang karena tahu: setiap hembusan napas pun milik-Nya.
Kadang Alloh menaruhmu di tengah keramaian, bukan untuk menenggelamkanmu di sana, tapi untuk mengajarkanmu bagaimana menjadi hening di dalam dirimu sendiri. Jadi, jangan tergesa ingin jadi orang suci. Cukup jadi orang yang jujur pada keadaan yang Alloh pilihkan. Sebab di situlah tempat Tuhan sedang mendidikmu, diam-diam, dengan cara yang paling halus.
Komentar
Posting Komentar